0

Cerita Mengharukan : Cinta Sampai Waktu Yang Tak Terkira























Perjalanan cinta seseorang atau perjalanan cinta kita sendiri memang terkadang tidak akan berjalan dengan baik baik saja, banyak pertikaian atau masalah masalah yang di hadapi, baik itu masalah karena tidak dapat menerima sikaf masing - masing pribadi atau masalah yang di akibatkan dari pengaruh luar, jika cinta satu sama lain tidak besar dan tidak sejati , maka hasilnya perpisahan atau perceraian yang akan terjadi. Hal inilah yang sangat di takuti setiap perjalanan cinta atau setiap hubungan, namun ada banyak sekali cerita mengharukan sebuah cinta yang walaupun terpisahkan oleh maut tetapi masih ada cinta yang tertinggal, tentu cinta yang seperti ini adalah cinta yang sudah sangat mengerti masing masing pribadi pasangan, cinta yang tak akan hilang meski cobaan apapun datang menghujami hubungan cinta tersebut.

Kali ini saya akan menceritakan sebuah hubungan percintaan sepasang anak manusia yang sangat hebat, menepis segala cobaan yang datang, membiarkan semua cerita miring setiap pasangan yang datang dari pihak yang ingin menghancurkan hubungan mereka, cara mereka menjaga cinta masing masing pasangan ini wajib kita contoh agar kualitas cinta kita menjadi cinta yang sejadi dan hakiki.

Kisah ini berasal dari desa terpencil di salah satu provinsi indonesia, tepatnya di riau . Perjalanan sepasang anak manusia yang sudah rentah yang berkehidupan sangat serba kekurangan, untuk makan saja mereka harus pergi pagi sampai larut malam, terkadang pun tidak makan . Sebut saja namanya Hartini dan Hartono, Hartini berkerja sebagai buru harian , sedangkan Hartono pengangguran, hartono tidak bisa berkerja karena cacat kaki yang di milikinya, cacat kaki ini di sebabkan oleh kecelakaan yang menimpanya, kejadian tersebut menimpanya saat pulang dari kerja, saat sedang hendak berjalan pulang hartono di tabrak motor, namun alangkah mirisnya yang menabrak tersebut tidak bertanggung jawab sedikitpun, akhirnya hartono tidak memiliki biaya untuk merawat kaki yang patah akibat kecelakaan tersebu. Sehingga mengharuskan hartini untuk berkerja sendiri menjadi tulang punggung keluarga, merawat suaminya saat selepas pulang berkerja. 

Sebenarnya mereka memiliki anak , namun anak mereka merantau dan tidak mengurus mereka, bahkan untuk memberikan kabar kepada kedua orang tuanya pun sudah tidak mereka lakukan lagi, namun hebatnya hartini dan hartono tidak membenci anak anak mereka bahkan dalam do'a mereka selalu mengatakan untuk menyadarkan anak mereka agar bisa kembali kepada mereka.

Cinta hartini pada suaminya memang tidak bisa di gambarkan lagi dengan kata - kata , walaupun suaminya cacat dan tidak berguna lagi, hartini tetap setia di sampingnya, merawatnya , mengajak bercanda tawa hartono agar semangat menjalani kehidupannya, namun tuhan berkata lain, suatu ketika hartono mengalami demam parah, karena kekurangan biaya maka hartono hanya sampai di puskesmas desa, tidak sampai pada rumah sakit yang obat dan perlatannya lengkap, karena kurangnya perawatan di puskesmas tersebut, akhirnya hartono meninggal dunia, kesedihan mendalam di rasakan hartini, kini dia menjadi sebatang kara dan harus hidup sendiri, di rumah sendiri , warga sekitar rumah hartini sangat prihatin terhadap kejadian yang menimpa hartini, namun apa daya , mereka pun tidak bisa membantu lebih dalam kehidupan hartini, karena memang desa tersebut rata rata penduduknya masih sangat susah.

Dengan tegar hartini selalu menjalani hidupnya sendiri , selalu berdo'a untuk suaminya agar di tempatkan di tempat yang terindah untuk suaminya tersebut, selepas pulang berkerja hartini selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi makam suaminya dan berbicara layaknya dia berbicara dengan suaminya etika masih hidup, kejadian ini amat mengharukan siapa saja yang melihatnya. Namun hartini percaya bahwa suaminya masih hidup di dalam jiwa dan kehidupannya.

Cerita Mengharukan : Cinta Sampai Waktu Yang Tak Terkira
Cerita Mengharukan : Cinta Sampai Waktu Yang Tak Terkira






















Hari semakin berlalu , tubuh rentah hartini pun semakin tidak kuat dan melemah, sampai akhirnya hartini jatuh sakit, dan dia tidak mau di antarkan ke rumah sakit , tetangga tetangganya memang menggalang dana untuk hartini agar di rawat di rumah sakit, namun hartini tidak mau , tidak ingin merepotkan kehidupan tetangganya yang memang juga susah, hartini berkata " Sudah saatnya aku harus pergi mendatangi suamiku, aku semakin rentah, tubuhku semakin lemah, mataku semakin ingin menutup, telingaku semakin ingin tak mendengar , mulutku semakin enggan berbicara, aku akan pergi meninggalkan kehidupan yang indah ini, tempat aku di samping suamiku ( Makam ) agar aku bisa selalu bersamanya sampai kapanpun agar semua orang tau bahwa Cinta kami adalah cinta sampai waktu yang tak terkira, dan jika anak saya nanti pulang dan ingin menemui kami, jangan kasi tau mereka bahwa kami telah tiada, jika mereka menanyakan kami , jawablah dengan kedua orang tuamu masih hidup di kehidupan mu nak, dan selalu mencintai kamu " Siapa saja yang mendengar perkataan hartini ini tak tahan, hingga menimbulkan tangis mereka. Tak selang bebrapa lama akhirnya hartini pun melepas nafas terakhirnya, sesuai dengan pesannya hartini pun di makamkan di sebelah suaminya.

Cerita Mengharukan : Cinta Sampai Waktu Yang Tak Terkira
Cerita Mengharukan : Cinta Sampai Waktu Yang Tak Terkira






















Selang beberapa hari anak tunggalnya pun datang datang pulang kerumahnya , namun apa yang di temukan , keadaan rumah yang seperti gubuk tidak terurus, dan di dapatkannya hanya kekosongan belaka , tidak menemui kedua orang tuanya, sudah di cari kemana kemana namun dia tidak juga menemukan kedua orang tuanya, akhirnya dia bertanya dengan warga " Mana kedua orang tuaku bu ? tetangga itu pun menjawa " Kedua orang tuamu masih hidup di kehidupanmu nak, dan selalu mencintai kamu . " Mendengar kata kata tersebut anak yang sudah melantarkakn kedua orang tuanya pun menangis dengan amat terpukul merasa sangat bersalah. Dan meratapi kesedihan dalam hidupnya.

Apakah anda bisa menjadi seperti cintanya sepasang anak manusia di atas ? Pasti bisa , agar mencontoh apa yang di lakukan hartini dan hartono, terus berbaktilah kepada kedua orang tua anda, agar tidak terjadi penyesalan terdalam dari diri anda. Karena merawat kedua orang tua adalah jalan menuju surga akhirat.

Bantu share ya...



Post a Comment

Kepada para pembaca yang budiman , setelah membaca konten silahkan beri saran dan komentar yang relevan . Pendapat dan komentar anda semua jauh lebih berharga bagi kami . Terima Kasih..